Pinlivingcolor.com – Meskipun tinggal di resor mewah atau hotel berbintang 5 sangat menyenangkan, sesekali perluk menginap di homestay yang sederhana untuk membenamkan diri kita sepenuhnya ke dalam budaya lokal dan adat istiadat yang unik. Agar mendapatkan pengalaman perjalanan yang menarik, wawasan dan nyaman, ada baiknya membaca panduan singkat dari kami untuk etiket/etika homestay di Indonesia.

Lepaskan sepatumu

Melepas sepatu sebelum memasuki rumah seseorang adalah praktik umum di banyak negara Asia. Adat ini memiliki akar sejarah dan budaya , tetapi juga praktis. Mengenakan sepatu Anda di dalam rumah setelah seharian bertualang di luar akan mengotori lantai. Jadi, kecuali tuan rumah Anda memberi tahu Anda bahwa tidak apa-apa membiarkannya, lepaskan sepatu Anda sebelum memasuki pintu depan. Juga, mungkin terasa menyenangkan untuk bertelanjang kaki dan membiarkan kaki Anda bernapas sebentar.

Berinteraksi

Ini mungkin terdengar seperti kesopanan umum, tetapi kebanyakan orang Indonesia adalah makhluk komunal . Bergabunglah dengan meja makan mereka untuk makan kapan pun Anda di rumah. Nongkrong di ruang tamu. Bicaralah dengan tuan rumah Anda, bahkan jika itu hanya tentang cuaca. Singkatnya, berinteraksi kapan pun Anda memiliki kesempatan – Anda dapat belajar lebih banyak tentang budaya lokal di rumah daripada di museum dan objek wisata.

Bepergian dengan pasangan

Banyak orang Indonesia yang ketat dan tradisional tentang dinamika dan interaksi antara masing-masing gender. Beberapa host tidak menyukai atau bahkan melarang pasangan yang belum menikah untuk tinggal di kamar yang sama. Jika Anda bepergian dengan pasangan Anda, komunikasikan dan tanyakan terlebih dahulu kepada tuan rumah. Sekalipun mereka membiarkan Anda tinggal di ruangan yang sama, pikirkan interaksi Anda dan jangan terlalu banyak memperlihatkan kasih sayang di depan umum.

Hormati tradisi

Baik itu agama atau budaya, banyak orang Indonesia menganggap tradisi dan ritual mereka dengan serius. Waktu sholat, festival budaya , atau benda-benda keagamaan tidak boleh dikacaukan. Cukup bijaksana untuk tidak mengganggu tuan rumah Anda selama waktu spiritual. Beberapa rumah bahkan mungkin memiliki benda-benda sakral di sekitarnya, seperti patung, tasbih, atau sajadah; jangan menyentuh sesuatu kecuali Anda benar-benar yakin itu baik-baik saja.

Minum

Kemungkinannya, beberapa orang Indonesia mungkin merasa tidak nyaman memiliki alkohol di rumah mereka, terutama jika mereka adalah Muslim. Agar aman, minumlah minuman Anda di bar, dan jangan pulang dalam keadaan mabuk.

Biarkan tuan rumah Anda tahu rencana Anda

Anda tidak ingin membuat tuan rumah menunggu Anda pulang dari petualangan kuliner larut malam, atau petualangan apa pun yang Anda jalani. Anda juga tidak ingin membangunkan mereka ketika Anda memulai perjalanan berburu matahari terbit jam 2 pagi. Biarkan mereka tahu rencana Anda, dan beri tahu mereka bahwa tidak perlu menunggu atau bangun. Orang Indonesia bisa sangat ramah dan penuh perhatian, jadi membiarkan mereka tahu semua rencana dan kebutuhan Anda akan menyelamatkan mereka dari masalah yang tidak perlu.

Jangan sampai tuan rumah Anda kehilangan muka

Hindari menunjukkan kekurangan atau mengajukan permintaan yang dapat menyebabkan host Anda kehilangan muka . Jangan membicarakan kekurangan tempat di depan tamu lain atau orang lain. Juga, temukan cara untuk mengkomunikasikan aspirasi Anda dengan cara yang konstruktif dan tegas tanpa menyalahkan tuan rumah Anda atau membuat mereka merasa buruk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *