Pinlivingcolor.com – Jauh sebelum pengobatan Barat modern diperkenalkan, orang Indonesia berhasil mengobati banyak penyakit dengan resep obat tradisional. Bahkan sekarang, banyak rumah tangga masih lebih suka resep kuno ini daripada obat-obatan modern, sementara perusahaan memasukkan kebijaksanaan lama ini ke dalam produk saat ini. Dari obat demam hingga ramuan penurun berat badan, temukan resep obat tradisional Indonesia yang luar biasa.

Kunyit Asam Jawa

Sering ditemukan dalam resep masakan Asia, kunyit juga dihargai karena sifat anti-inflamasi dan antioksidannya. Dikombinasikan dengan asam, herbal asam kunyit adalah obat yang terbukti untuk nyeri haid, peradangan, tekanan darah tinggi, dan banyak lagi. Banyak juga yang mengandalkan herbal ini untuk menurunkan berat badan. Untuk membuat minuman ini, seduh kunyit atau bubuk kunyit dan asam dalam jumlah yang sama, tambahkan gula aren dan sedikit garam secukupnya.

Temulawak

Temulawak, atau jahe Jawa, adalah tanaman rempah asli Indonesia dan selama berabad-abad telah diteliti menghasilkan beberapa manfaat kesehatan. Minuman Temulawak telah digunakan untuk meredakan mual, pusing, dan gejala pilek. Tapi mungkin penggunaan paling umum untuk ramuan ini adalah untuk meningkatkan nafsu makan, terutama untuk anak-anak. Untuk membuat ramuan temulawak, tumbuk temulawak dan seduh dengan asam dan gula aren, biarkan mendidih sampai hanya tersisa setengah air.

Herbal Beras Kencur

Herbal ini tetap menjadi salah satu favorit Indonesia tidak hanya untuk manfaat kesehatan, tetapi juga untuk rasa segar dan lezat. Kencur, juga dikenal sebagai jahe aromatik atau pasir jahe, kaya akan seng dan mineral lainnya, membuatnya menjadi bahan umum untuk pelbagai masakan tradisional dan resep obat di seluruh Asia. Dikombinasikan dengan nasi dan rempah-rempah lainnya, minuman herbal membantu dengan kolesterol, peradangan, dan sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan. Untuk membuat beras dan kecur herbal, pertama-tama Anda harus menyiapkan butiran beras dengan merendamnya selama tiga jam. Seduh kencur dengan sedikit kunyit, asam, jahe, dan gula aren. Setelah air mendidih, ambil semua bahan dan tumbuk bersama, lalu diseduh sekali lagi.

Herbal Cabai Jawa

Herbal ini menggunakan Piper retrofractum, juga dikenal sebagai cabe puyang atau cabe jawa. Sering digunakan sebagai bumbu dan ramuan dalam makanan tradisional, ramuan ini juga efektif untuk mengobati sakit atau kekakuan pada tubuh. Kelimpahan zat besi dan nutrisi lain juga membantu tubuh memproduksi lebih banyak sel darah merah dan mencegah anemia. Untuk membuat minuman herbal ini, Anda bisa menumbuk atau memotong cabai, atau mengeringkannya sebelumnya, lalu rebus dengan air. Tambahkan madu atau gula aren secukupnya sesuai keinginan Anda.

Pahitan

Pahitan berasal dari kata ‘pait’ yang berarti pahit. Pada dasarnya bermacam-macam hal pahit, minuman herbal ini menggabungkan pelbagai daun, terutama sambiloto, tetapi juga brotowali, meniran, lempuyang, dan lain-lain dalam ukuran yang lebih kecil. Obat tradisional ini terkenal karena rasanya yang tidak enak, tetapi kemanjurannya telah teruji oleh waktu dalam menurunkan gula darah tinggi, kolesterol, dan sistem pencernaan.

Kumis Kucing

Orthosiphon aristatus, atau kumis kucing atau teh Jawa, adalah ramuan obat tropis yang sering digunakan dalam resep obat, baik tradisional maupun modern. Popularitasnya sebagian karena ketersediaan yang sangat besar dan pemeliharaan yang rendah, sehingga siapa pun dapat menanam ini di halaman belakang mereka sendiri, tetapi juga untuk nutrisi yang kaya. Ada berbagai resep untuk berbagai gejala yang dapat ditangani oleh tanaman ini. Tetapi untuk sebagian besar, menyeduh tanaman sudah cukup untuk membuat obat tradisional yang membantu dengan diabetes, tekanan darah tinggi, demam, bahkan PMS. Minuman Kumis Kucing juga aman dikonsumsi setiap hari sampai gejalanya hilang.

Uyup-uyup

Minuman herbal ini sangat populer di kalangan ibu menyusui, karena nutrisi di dalamnya terbukti membantu meningkatkan produksi ASI dan kualitasnya, di antara manfaat lain seperti menghilangkan bau badan yang buruk dan menghilangkan masalah pencernaan. Uyup-uyup, atau gepyokan, menggunakan kencur, jahe, galingale, temulawak, puyang, dan kunir; cincang lalu dihaluskan, lalu diseduh bersama. Anda juga bisa menambahkan gula untuk membantu rasanya.

Sarabba

Di Sulawesi Selatan, tempat minuman ini berasal, penduduk setempat menikmati minuman ini setiap hari, dan selama acara-acara khusus juga. Resep ini mencakup sejumlah rempah-rempah, menjadikan sarabba ideal untuk membantu menjaga tubuh tetap hangat saat cuaca dingin. Lebih dari rasa yang enak dan sifat pemanasan, sarabba juga dikenal telah membantu dengan flu dan meningkatkan stamina dan kekebalan tubuh. Untuk membuat gelas sarabba yang pedas dan lezat, rebus airnya dengan irisan jahe, serai, dan kayu manis. Kemudian tambahkan gula aren dan lada, lalu santan. Terus mendidih selama 10 menit. Pada menit terakhir, tambahkan kuning telur di atasnya. Sajikan langsung.

Herbal Mengkudu Laos

Dua bahan utama untuk minuman herbal ini adalah laos (lengkuas) dan mengkudu (Morinda citrifolia atau buah keju). Selain efek pemanasan yang menyenangkan bagi tubuh, minuman herbal tradisional ini juga membantu meringankan berbagai ketidaknyamanan perut termasuk kram menstruasi. Kudu-Laos baik untuk anak-anak dan orang dewasa. Jika dikonsumsi secara teratur, itu juga dapat membantu dengan hipertensi dan meningkatkan nafsu makan. Untuk membuat resep ini, cincang laos dan mengkudu lalu buat bersama-sama. Anda juga bisa menambahkan bahan lain seperti asam, bawang putih, puyang cabai, garam, dan lada sesuai selera.

Obat jamu tradisional dan minuman herbal di Indonesia, paling banyak ditemukan di Jawa

Jamu Galian Singset

Minuman herbal ini memiliki salah satu kata yang paling diidam-idamkan dalam namanya: ‘singset’ berarti langsing atau kurus. Dan efek itulah yang membuat resep tradisional ini begitu populer, terutama di kalangan wanita. Tetapi lebih dari itu, banyak orang bersumpah dengan manfaat lain seperti kulit yang lebih baik, aroma tubuh aromatik, dan organ wanita yang lebih kencang. Resep ini menggunakan temulawak, jahe, kunyit, serai, dan kayu manis, dicampur dengan asam, ketumbar, dan lada, semua dihaluskan bersama-sama dan direbus.

Bagaimana kawan? Jangan lupa dicoba ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *